Aku

Sunyi ku kala itu, merenung, terisak-isak tak tertahan seolah ingin aku jeritkan. Teringat segala pelik yang tak jera datang padahal baru saja satu pergi, wah... hidup ku yang luar biasa, aku berhasil melampaui walau ia lalu lalang, datang, silih berganti.

Aku memukul dada, serasa bangga, seolah ada yang ingin aku tantang, dengan isak tangis ku ucapkan "wahai Allah lihat aku dengan segala uji Mu" semakin terisak kala bangga akan diri juga murung akan nasib, sesaat waktu berlalu, sedu-sedan itu sontak berhenti.

Ku ucap dengan lirih "ya Allah malangnya aku kalau saja ku teruskan ini.... ya Allah... ampun kan aku dengan segala dosa ini... hiks... sebab tentunya, hebat ku ini datangnya juga dari-Mu..."

Komentar